Setelah dipecat secara tidak adil oleh bosnya akibat sabotase rekan kerja—sebuah dendam pahit yang menghantui tidurnya—pria setia itu menemukan penghiburan dalam pelukan penuh gairah istrinya. Bertekad untuk tidak mengecewakan dukungan tanpa henti sang istri di masa sulit dan karena kebutuhan mencari nafkah demi kelangsungan hidup keluarganya (serta karena ia suka tantangan), ia mengambil pekerjaan berbahaya membersihkan jendela gedung pencakar langit. Meskipun kehidupan barunya tampak mulai stabil setelah kesulitan masa lalu lenyap ditelan pemandangan kota di bawah,
nasib kembali memberikan pukulan telak. Saat sedang bekerja suatu hari di kompleks apartemen hotel mewah sambil membersihkan jendela yang menghadap lampu kota, ia menyaksikan sebuah momen intim. Keterkejutan berubah menjadi amarah membara ketika ia menyadari wanita yang terlibat dengan pria lain itu tak lain adalah istrinya sendiri! Pengkhianatan itu berlipat ganda karena sang istri berselingkuh dengan pria yang menyimpan dendam mendalam padanya—rekan kerja yang sama yang merusak kariernya.
Seolah siksaan belum berakhir, rival tersebut sengaja memprovokasi dan menggodanya, memastikan tukang cuci jendela itu memiliki pemandangan sempurna nan menyakitkan dari perselingkuhan terlarang tersebut. Dengan semua harapan terkuras habis dan tidak ada lagi motivasi untuk menghadapi fajar berikutnya, suami jujur itu membuat pengorbanan tertinggi: bunuh diri, mencari kelegaan dari beban menyesakkan akibat tipu daya istrinya dan ketidakadilan seumur hidupnya.