Yui Hatano yang baru menikah merasa sangat mendambakan keintiman di malam pertamanya di rumah keluarga suaminya. Ia mencoba berbagai manuver menggoda untuk memulai hubungan seksual mereka. Namun suaminya malah mendorongnya menjauh sambil mengakui bahwa ia menderita impotensi dan tidak mampu 'beraksi'. Hati Yui hancur dan frustrasi secara seksual. Keesokan paginya ia mencurahkan isi hatinya kepada ayah mertuanya; mengungkapkan kebenaran menyakitkan bahwa putranya mungkin tak akan pernah memberinya cucu.
Tegangan memuncak ketika Yui secara tidak sengaja menjatuhkan sepasang celana dalam saat mencuci pakaian. Sang ayah mertua mengambilnya lalu bersembunyi di kamarnya untuk masturbasi. Saat menangkap momen itu, Yui memutuskan untuk mengambil inisiatif sendiri! Dengan tekad kuat memuaskan hasratnya, Yui melancarkan kampanye godaan terencana. Ia mengenakan gaun super pendek saat membersihkan rumah, sengaja membungkuk dan berjalan melewati ayah mertuanya untuk menarik perhatian sang pria paruh baya.
Setelah pura-pura menumpahkan teh di pahanya dan meminta izin berganti pakaian, Yui kembali dengan gaun tidur seksi dan secara terbuka mengajaknya berhubungan intim. Pria tua itu, meski usianya sudah lanjut, ternyata sangat bugar dan energik di ranjang, membuat Yui puas luar biasa setelah pertemuan pertama mereka. Perselingkuhan rahasia mereka semakin intens ketika Yui menyelinap ke kamar sang mertua larut malam karena tak kuasa menahan nafsu yang membara. Mereka menghabiskan sepanjang malam dalam hubungan seksual mentah tanpa hambatan, sementara suami impotensial itu tertidur pulas di lantai bawah saat jamuan makan keluarga.