Setelah kehilangan pekerjaan kantoran tetapnya akibat penurunan ekonomi parah di perusahaan—sebuah pukulan telak bagi keuangannya—kurir itu memutuskan mengambil pekerjaan pengiriman untuk menyambung hidup. Ia mengira pekerjaannya akan berjalan lancar sampai ia bertemu Imada: seorang pemilik kos yang sangat menuntut dan terang-terangan liar. Segalanya berantakan ketika ia salah mengirim paket ke kediaman sang pemilik kos.
Imada langsung melancarkan rentetan makian verbal padanya. Mengancam akan melaporkan keluhan tersebut ke seluruh korporasi ekspedisi jika kurir itu tidak mematuhi permintaannya hanyalah permulaan. Meskipun permohonan dan permintaan maafnya bergema di lorong apartemen atau pintu masuk, amarah wanita itu tampak tak tertaklukkan hingga ia mengajukan sebuah tawaran yang benar-benar cabul. Dihadapkan pada tatapan tajam dan hasrat seksual tanpa henti, perlawanan menjadi sia-sia.
Ia terpaksa menelanjangi diri sepenuhnya sebelum menyerahkan dirinya total pada keinginan Imada. Kurir malang itu berubah menjadi mainan pribadi Imada, digunakan semata-mata untuk memuaskan dahaga seksualnya yang tak terbatas. Jika Anda menyukai tema penghinaan di tempat kerja yang dipadukan dengan dominasi feminin intens, adegan ini wajib Anda tonton! Temukan bagaimana satu kesalahan pengiriman kecil bisa berujung pada pertemuan intim dan penuh gairah seperti ini.