Setelah suami Minaho meninggal dua tahun lalu dan putrinya pindah untuk menemaninya bersama suaminya yang baru—Shinji—seorang pria yang penuh kasih dan setia. Minaho mendapati dirinya kembali tersulut hasrat. Erangan halus dari putrinya saat bercinta sudah cukup untuk membangkitkan kembali kenangan masa lalunya sebagai pecandu seks sejati. Sebelum peran sebagai ibu memfokuskan seluruh perhatiannya pada merawat putri kecilnya Arisa (yang kini sedang magang di perusahaan), Minaho menjalani hidup dengan pertemuan malam demi malam bersama berbagai pria; selalu tanpa pelindung agar ia bisa merasakan setiap inci kejantanan mereka yang mengesankan jauh di dalam dirinya.
Kini Arisa sedang cuti pelatihan di kantor, Minaho memutuskan inilah saatnya memanjakan diri. Ia menggunakan tubuhnya yang menawan untuk merayu menantu kesayangannya. Dalam momen godaan yang tak tertahankan, Minaho melilitkan lubuk pismenya ke Shinji, menguras habis semua cairan vitalnya! Meskipun sempat merasa bersalah kepada istri Shinji, kenikmatan luar biasa saat bercinta dengan Minaho jauh melampaui apa pun yang dialami Shinji bersama pasangannya sendiri. Hal ini membuat Shinji cepat meninggalkan segala keraguannya dan melepaskan semburan mani besar tepat di dalam dirinya.
Perselingkuhan rahasia ini berkembang menjadi sesuatu yang tak terbantahkan. Tak lama setelah malam penuh gairah itu, Minaho mendapati dirinya hamil! Mereka mempertahankan hubungan tersembunyi ini dari Arisa sambil menambah momen intim hingga hitungan menjadi mustahil. Adegan ini menyajikan tabu keluarga intensitas tinggi yang berpadu dengan gairah membakar—rasakan dinamika Menantu/Ibu yang lezat ini di mana batasan-batasan dengan antusias dihancurkan.