Ketika Shinoda-chan pindah ke kompleks apartemen baru di Tokyo (atau latar serupa), matanya langsung tertuju pada tetangga lantai atasnya. Meskipun sudah menikah dengan sosok yang memukau dan pilihan busana seksi tak tertahankan yang selalu menarik perhatian—bahkan saat bekerja—awalnya ia menganggap wanita itu sebagai ibu rumah tangga yang sangat anggun dan polos. Namun takdir berkehendak lain ketika ia mengetahui salah satu rekan kerjanya terdaftar dalam kelas memasak sang tetangga. Koneksi tak terduga ini memberinya undangan untuk mengikuti pelajaran tersebut,
memungkinkan dirinya untuk lebih dekat dengan wanita memesona ini. Pada pandangan pertama selama sesi kuliner bersama mereka, Shinoda merasa telah menemukan pasangan kriminal yang manis dan berbudi luhur. Tetapi seiring interaksi mereka semakin mendalam melampaui sekadar memotong sayuran dan mengaduk panci, Shinoda cepat menyadari bahwa penilaian awalnya sangat keliru. Kenyataan jauh lebih skandal; tetangga ini memiliki tingkat kenakalan yang luar biasa.
Sejak pertemuan pertama, ia mulai menggoda dan menggodanya secara agresif, terus-menerus memancing gairahnya. Rayuan mesra ini tidak berhenti setelah sesi perkenalan; baik di rumah maupun saat pelajaran, ia memperlakukan Shinoda bukan seperti tamu, melainkan seperti mainan seksual siap pakai. Bersiaplah untuk adegan intens di mana memasak bertemu hasrat mentah, karena tetangga Jepang yang provokatif ini mengubah kebahagiaan domestik menjadi fantasi erotis murni.